Nusantara, perlahan terplatonik oleh degup waktu
nama yang euforia, kini tertinggal memoar
kalut, aku terbawa jerang kesedihan
seperti lemas, terhuyung, tak berdaya, terbawa arus sungai
kini, aku bersimpuh di tanah ini
kalut mengenang untaian dentam-dentum waktu
adalah terbawa angin tak tahu arah
Di hati, kusisakan hutan memoar beringas
penjelajah jagat raya
menginjakkan kakinya di tanah tahir ini
berkecipak untuk melawan, dan terbaring bersama sentuhan
darah
Di hati, kusisakan hutan hiatus dengan pelukan tuhan
sembari mengidangkan tafsiran masa depan
hatiku menyanyikan superioritas
untuk kesah terakhir Nusantara
Sidoarjo, 30 Januari 2024
.jpeg)
GOOD JOB *****
BalasHapusterus berkarya...semoga skss dan berprestasi
BalasHapus