Kesumba roh menyembul
tengik bau sulingan tahir
aku menciumnya
Alunan mantra suci laun terdengar
menjatuhkan diriku dari orang yang bersimpuh
di hadapan-Nya
Terkapar tak sanggup bergerak
melihat pelataran bercorak sulutan api
bersama platonik ringkihan manusia tak tau arah
berkecipak di hadapan-Nya
Lalu, kesumba membawaku
kembali berselimut kafan bercorak tanah
aroma sunyi nan gelap biasa menyengat
aku menciumnya.
SIDOARJO, 6 Februari 2023

Tidak ada komentar:
Posting Komentar